Selasa, 26 Februari 2008

MULAI MARET 2008 PLN MENERAPKAN INSENTIF/DIS-INSENTIF

Mulai April tagihan listrik Anda bisa lebih kecil dr biasanya atau malah lebih besar, tergantung pemakaian listrik Anda...Begini aturannya :
  1. Insentif, diberikan ke pelanggan yang bisa berhemat lebih dari 20% dari rata-rata nasional pemakaian listrik per bulan.
  2. Dis-insentif, diberikan ke pelanggan yang tidak berhemat, yaitu pemakaian listrik lebih besar dari 80% dari rata-rata nasional pemakaian listrik per bulan.
Nih lebih jelasnya:
Misal Pemakaian rata-rata nasional 100 kWh, so nilai hematnya di 80 kWh...maksudnya kl konsumsi anda dibawah 80 kWh/bulan so Anda dapat insentif, Tapi kl konsumsi listrik Anda di atas 80 kWh so Anda dpt dis-insentif.
Gimana perhitungan insentif dan dis-insentifnya?
  1. Insentif = 0.2 x kWh yg dihemat x T *)
  2. Dis-insentif = 1.6 x kelebihan kWh x T *)
*) T= tarif listrik tertinggi di golongan tertentu (liat di rek.listrik anda)
Pemakaian listrik rata-rata nasional utk pelanggan rumah tangga per bulan:
  1. R-1 450 VA = 74.76 kWh
  2. R-1 900 VA = 115.48 kWh
  3. R-1 1300 VA = sekitar 195 kWh (belum dapat data pasti =)
Program ini diberlakukan pada golongan pelanggan:
  1. Rumah tangga
  2. Bisnis (kecuali diatas 200 kVA)
  3. Pemerintah
For illustrations on file attached on this message.
Tapi, bocoran dikit ni…Buat daerah Jakarta kemungkinan besar kena dis-insentif, krn Rata2 pemakaian listrik yg dipakai adalah rata2 N asional, So kl Pemakaian listrik Jakarta dirata-ratain ama pemakaian daerah lain yah..kecenderungann ya lebih besar…Betul? (Sebenere ini kenaikan harga listrik yang dibuat sedemikian rupa shg nampak bukan seperti kenaikan harga…Hehehe Pinter yah PL N …) Tapi ini adalah efek dari pengurangan subsidi yg diberikan Pemerintah (Thn 2008 subsidi utk PL N dikurangi 10 T…PL N …)
Mulai April rekening listrik kita bakal naik…

Jumat, 15 Februari 2008

Palestina VS Zionis

Kejamnya Zionis, Apakah Anda Tahu?


Apakah anda tahu: tentara israil yang menembak punggung petani, dibebaskan dengan hanya penjara rumah.

Apakah anda tahu: Netanyahu menggunakan kata-kata untuk mendorang AS memerangi Iran: “Iran dan Holocaust”; Netanyahu mengetahui harus menggunakan starategi apa dan PR yang bagaimana sehinga dia dapat menggunakan kata kata yang tepat (dengan sedikit bantuan dollar dari pendukung Neoconnya) strategi yang benar, mendorong kongres dan memijat tobol sensitifnya. Sekali dia pernah didepak karena korupsi dan kembali lagi. Selama bertahun tahun tidak pernah ada seorang Perdana Menti Israel yang di pecat karena kurupsi. Tidak apa (siapa yangmampu berdiri dibelakang bior investigasi korupsi Olmert ?).


Apakah anda tahu:
bahwa Yad Vashem mengatakan: penyikasaan yang dilakukan penduduk terhadap warga palestina seperti anti simentik sebelum PD II.

Apakah anda tahu bahwa tentara Isreal mengakui bahwa 44 dinding penghalang yang katanya telah diangkat, ternyata tidak pernah ada.

Apakah anda mengetahui bahwa jumlah pemerkosaaan dan pemerkosaaan akibat obat terus meningkat diantara tentara isarel?. Kalau itu baik untuk presiden tentu itu baik untuk tentara.

Apakah anda mengetahui bahwa tentara Israel menembak kaki seorang yang berumur 17 tahun dan membiarkan darahnya keluar hingga dia meninggal?.

Apakah anda mengetahui bahwa multi partai dari anggota parlemen hendak menjatuhkan sangsi atas tindakan Israel terhadap rakyat Palestina.

Apakah anda mengetahuai list larangan untuk kehidupan orang Palestina: larangan untuk semua bagi warga Palestina. Larangan yang diberikan oleh regim Israel:

List larangan tetap:
· Penduduk Palestina yang berada di Jalur Gaza dilarang tinggal di Tepi Barat.
· Penduduk Palestina dilarang pergi ke timur Yerusalem.
· Penduduk Palestina di Tepi barat dilarang ke Jalur Gaza melalui persimpangan Erez
· Penduduk Palestina dilarang memasuki Lembah Jordania.
· Penduduk Palestina dilarang memasuki tanah, kampung, kota dan juga tetangga disebelah “garis batas” yang membagi antara dinding dan garis hijau (sekitar 10% Tepi Barat).
· Penduduk Palestina yang bukan penduduk Beit Furik dan Beit Dajan di Nablus dan Ramadin, selatan Hebron, dilarang masuk.
· Penduduk Palestina dilarang memasuki daerah banguan pendudukan, sekalipun mereka memiliki tanah di daerah itu.
· Penduduk Palestina tidak dibenarkan masuk ke kota Nablus dengan mobil.
· Penduduk Palestina yang tinggal di Yerusalem dilarang memasuki area A (kota kota di Tepi Barat).
· Penduduk Palestina di Jalur Gaza dilarang memasuki Tepi Barat melalui jalan lintas Allen.
· Penduduk Palestina dilarang pergi kel uar negeri melalui bandara Ben Gregorion.
· Penduduk Palestina diatas 16 tahun dilarang pergi ke Nablus tanpa membawa surat tanda lahir dan diikuti orang tua.
· Penduduk Palestina yang mendapat surat izin memasuki Israel tidak dibenarkan memasuki melalui pintu yang sama dengan orang Israel dan turis.
· Penduduk Palestina di Gaza tidak dibenarkan membangun rumah di Tepi Barat.
· Penduduk palestina penduduk Tepi Barat tidak dibenarkan membangun rumah di Lembah Jordania, masyarakat garis batas , Beit Furik dan Beit Dajan.
· Penduduk Palestina dilarang memindahkan barang dagangan dan kargo melalui tempat masuk pemeriksaan di Tepi Barat.

Larangan sementara:
· Sebagaian penduduk Tepi Barat dilarang pergi Tepi Barat lainnya.
· Penduduk yang berumur antara 16 hingga 30, 35 atau 40 – dilarang meninggalkan daerah tempat tinggalnya (kebanyakan di Nablus atau selatan Tepi Barat).
· Mobil pribadi dilarang melintasi tempat pemeriksaan Swahara – Abu Dis (yang memisahkan selatan dan utara Tepi Barat).[IM/R]

Pidato Sayid Hasan nasrullah (Pemimpin Oposisi Libanon)

Darah Imad Mugniyah akan Berakhir dengan Kehancuran Israel

Sekarang, kalian telah menginjak-injak batas. Saya katakan satu hal tentang perang musim panas lalu, jika waktu itu untuk pertama kalinya saya jadikan kalian sebagai lawan bicara. Saat itu saya berkata: wahai Zionis, jika kalian menginginkan perang ini menjadi perang terbuka dan luas, kami siap. Saat itu saya memberikan janji kemenangan pada kaum mukmin karena saya mempercayai mereka, perjuangan mereka dan rakyat Libanon.

Setelah mengucapkan salam dan shalwat atas Nabi dan keluarganya yang suci

Berikut ini teks lengkap pidato Sayyid Hasan Nasrullah berkaitan dengan syahidnya Imad Mugniyah

Saya mohon maaf pada semua saudara saudari yang berada di bawah guyuran hujan. Saya berharap semoga Allah menerima kesabaran dan keteguhan mereka.
Allah swt berfirman :


من المونین رجال صدقوا ما عاهدوا الله و منهم من ینتظر و ما بدلوا تبدیلا



Syahid Imad Mugniyah telah mengikat janji setia pada Allah dan telah lama menantikan syahadah dan kini telah syahid dalam hari-hari kesyahidan Imam Husain as. Dia telah membawa darahnya di kedua tangan dan kafannya. Haji Imad Mugniyah telah menciptakan kemenangan sejak usia mudanya dan mencari kesyahidan dan akhirnya dia meraih tujuannya. Saya mengucapkan selamat atasa perolehan medali kehormatan ilahi ini. Dia berasal dari keluarga yang benar-benar mujahid dan dan saat ini, rumah tersebut masih ada tetapi telah berubah menjadi rumah syahadah.

Kepada kedua orangtuanya yang mulia, saya ucapkan selamat dan dukacita. Selamat atas syahadah ilahiah ini dan kesabaran yang Anda miliki. Seisi dunia harus tahu bahwa keluarga mujahid ini telah mempersembahkan semua anaknya sebagai syuhada. Semua anak Abu Imad telah syahid. Keluarga ini kokoh dalam jihad, syahadah dan kepemimpinan (rahbari).

Saya mengucapkan selamat atas syahadah Imad kepada istrinya yang mujahidah, rela berkorban dan sabar, putri-putrinya, putra-putranya, ketururnan, teman-teman, kerabat dan rekan-rekan mujahidnya di Libanon dan Palestina dan di semua tempat yang di dalamnya jihad tengah bergolak, karena saudara kita yang mulia ini telah menyematkan medali syahadah di dadanya.

Haji Imad Mugniyah adalah salah satu pemimpin yang jihadnya, ibadah malamnya, kelelahannya dan kehidupannya telah diperdagangkan hanya kepada Allah. Sekelompok tentara Allah yang tak dikenal di bumi tetapi dikenal di langit, adalah mereka yang tidak membela dirinya; tetapi membela kebenaran, hakikat dan Allah dan mereka sama sekali tidak mengharapkan pahala dunia. Mereka suci dari fitnah dan kejelekan sebab, mereka sama sekali tidak menginginkan sesuatu yang lain selain jihad dan pengorbanan. Setelah kesyahidan, kita harus menceritakan wajah bercahaya manusia-manusia seperti ini dan hakikat wujud serta pengorbanan mereka. Hari ini, hak Imad Mugniyah sebagai syahid umat ini adalah bahwa ia harus dikenal karena dirinya sendiri sehingga ummat akan berprilaku adil di depan orang-orang seperti ini dan menjadikan pelajaran, ruh serta jihad orang-orang seperti ini sebagai sketsa kehidupannya.

Meskipun berbicara tentang Haji Ridhwan di dunia fana yang tidak ada nilai baginya, para pesuluk di jalan Allah dunia, adalah percuma dan sia-sia.

Sejak 25 tahun lalu sampai saat ini kita telah tergantung pada syahadah. Dengan kesyahidan Imad kita tetap berada di jalur alami kita, sebagaimana setelah kesyahidan sayyid Abbas Musawi dan Syaikh asyuhada Raghib Harb kita tetap berada di jalur kita. Kita sedang berada dalam sebuah perang hakiki, berdarah dan dalam peperangan ini kita membela tanah air, ummat, kesakralan dan kemuliaan kita dengan menentang semua agresi dan ketamakan Amerika dan Israel.

Hari ini bukanlah waktunya menimbang dan menilai Haji Imad. Di depan jenazah sucinya dan di depan anda semua serta semua penghuni dunia yang sedang menantikan …Hizbullah saat ini, saya tekankan bahwa:

Pertama: Mereka melihat sebuah kesuksesan besar dalam syahadahnya Imad, sedangkan kami melihat sebuah berita gembira yang sangat besar tentang kemenangan.

Kondisi ini sama dengan kondisi kami pada saat kesyahidan Syaikh Raghib. Setelah kesyahidannya, Israel hengkang dari ibukota Libanon, Baqa dan Lebanon Selatan. Karena darah sucinya dan perlawanan kokohnyalah kami merengkuh tanda-tanda kemenangan, bukan sanksi-sanksi hukum internasional dan campur tangan dunia yang selalu membela Zionis.

Mereka juga telah meneror Sayyid Abbas Musawi dan mengira bahwa perlawanan akan hancur; tetapi kami malah bangkit dan setelah beberapa tahun Israel menderita kekalahan dan kami mengeluarkan Israel dengan hina dari Libanon. Karena Abbas Musawi, darahnya dan perlawanan para pejuanglah kami bisa berhasil.

Hari ini, mereka telah meneror Imad Mugniyah dan mengira bahwa dengan pembunuhannya, mereka telah membunuh Imad dalam proses yang sama dengan perang musim panas tahun lalu. Perang ini masih terus berlangsung karena gencatan senjata sampai saat ini belum diumumkan. Perang ini masih berlangsung dari sisi materi, keamanan dan militer dan masih akan diteruskan oleh semua Negara yang membantu Israel dalam perang musim panas lalu.

Sebagaimana teror Syaikh Raghib Harb dan Sayyid Abbas Musawi, mereka salah. Sejak perang musim panas lalu yang berhubungan erat dengan Imad Mugniyah sampai saat ini dan ketika mengalirnya darah Imad Mugniyah, dunia harus tahu bahwa di bawah kepemimpinan saya, kami siap untuk menghancurkan Israel. Jika darah Syaikh Raghib Harb telah mengeluarkan mereka dari tanah Libanon dan jika darah Sayyid Abbas Musawi telah mengeluarkan mereka dari perbatasan, maka darah Imad Mugniyah akan membersihkan mereka dari area wujud, insya Allah.

Ucapan bukanlah sebuah reaksi atau emosi; tetapi dinyatakan dalam sebuah detik yang sangat jelas dan dengan penuh pertimbangan. Anda semua tahu bahwa David Ben Gurion adalah pendiri negara Israel. Dan dialah orang paling ahli dan paling mengetahui poin-poin kekuatan dan kelemahan rezim ini dan faktor-faktor penentu kelanggengan dan kehancuran rezim ini. Dengarkan apa yang dikatakan David Ben Gurion: "Israel akan hancur setelah kekekalahan perdananya dalam sebuah perang militer".

Israel telah menjalankan perangnya pada musim panas 2006. Zionis menyebut perang ini sebagai perang keenam tetapi para pakar strategi Israel menyatakan perang ini sebagai perang perdana. Israel, baik sayap kanan atau sayap kiri, radikal dan moderat sama-sama mengakui bahwa Israel telah kalah dalam perang. Laporan Winegard yang berusaha menjaga apa yang tersisa dari Israel tidak mampu menutupi hakikat yang telah berulangkali disebutkan. Hakikat ini tak lain adalah ketidakmampuan, kekalahan dan keraguan dalam kepemimpinan politik, keamanan serta kelemahan angkatan bersenjata Israel.

Itu semua tidak dilaporkan oleh Winegard. Winegard telah menyatakan sebagian hakikat dan mengingatkan Israel akan nasibnya.

Kenapa mereka kalah padahal mereka memiliki angkatan bersenjata terkuat di Timur Tengah dan mempunyai tekhnologi tercanggih di dunia?. Mudahnya….karena di Libanon, dalam tempo 33 hari mereka berhadapan dengan pahlawan sejati, berani dan serius. Sekelompok orang-orang ini telah menanti Zionis di tempat persembunyiannya dan memerangi Israel dengan berani dan cerdas. Israel menderita kekalahan sesuai dengan hukum dan sunah sejarah dan insya Allah mereka akan segera hancur.

Dengan darah suci syahid Mugniyah, jalan dan hasil darah Syaikh Raghib Harb, Sayyid Abbas Musawi, Fathi Syaqaqi, Ahmad Yasin dan semua syuhada perlawanan dari para pemimpin dan mujahidin menjadi sempurna. Dengan kesucian dan kemurnian darah ini, kelenjar kanker dan berkembang yang tumbuh dalam jantung dunia Islam akan segera lenyap.

Kedua: Semua sahabat dan mereka yang merasa cemas harus tahu, bahwa musuh sebenarnya telah melakukan sebuah kecerobohan yang sangat besar. Saya dan semua teman mengetahui hakikat yang ada di hadapan Haji Imad. Kepada sahabat dan musuh saya katakan, bahwa dalam tubuh muqawwamah tidak akan ada keraguan, kekosongan atau kelemahan. Saudara-saudara Imad Mugniyah akan meneruskan perjalanannya. Darahnya seperti darah lain sebelumnya dan akan menciptakan kecintaan dan kedekatan personel-personel Hizbullah. Israel tidak mengetahui hal ini dan tidak akan memahaminya, karena mereka memiliki budaya lain. Darah Haji Ridhwan (nama lain Imad Mugniyah, pent.) akan menambah kekuatan, persatuan, kehormatan dan kekuasaan kami dan kami akan meneruskan perjalanan kami dalam horizon lebih terbuka.

Sebelum berkata kepada para sahabat, saya lebih suka berkata kepada musuh bahwa Haji Imad telah berhasil melaksanakan semua kewajibannya. Jika hari ini seorang syahid gugur, maka mereka tidak meninggalkan banyak pekerjaan.

Setelah berakhirnya perang, kami telah siap untuk hari lain, hari yang telah kami duga bahwa Israel sang agesor akan memulai perang lain di kawasan Libanon dan inilah poin yang juga ditekankan dalam laporan Winegard. Setelah perang, para pengungsi pun kembali dan semua elemen kami sibuk membangun kembali Libanon, tetapi saat yang sama para pejuang dan mujahid telah siap untuk kembali berperang di masa yang akan datang sejak hari berakhirnya perang.

Hari ini Hizbullah dan perlawanan Islam berada dalam kondisi paling siap untuk berhadapan dengan setiap serangan yang mungkin ditujukan ke Libanon. Di masa lalu, saya berbicara tentang roket-roket tetapi hari ini saya akan berbicara tentang para pemuda karena pemimpin para pemuda ini ada di hadapan kita saat ini.

Winegard melaporkan, beribu-ribu pemuda pejuang dalam tempo beberapa minggu mampu bertahan di hadapan angkatan bersenjata Israel sebagai kekuatan militer terkuat di Timur Tengah dan bahkan mengalahkannya.

Hari ini Zionis harus tahu bahwa, dalam setiap perang yang akan terjadi adalah Imad Mugniyah lain dan ribuan pejuang akan berada di depan kalian. Imad Mugniyah telah menjelma menjadi puluhan ribu pemuda yang siap untuk menyambut kesyahidan.

Ketiga: saya katakan kepada teman dan musuh. Zionislah yang telah membunuh Imad Mugniyah di Syiria. Semua informasi kami, membenarkan akan hal ini. Israel telah mengungkapkannya dengan berbisik-bisik sebelum menerima tanggung jawab atas terornya secara jelas. Saya katakan kepada mereka bahwa haji Imad telah kalian bunuh di luar area perang. Kami dan kalian telah berperang di tanah air kami, Libanon. Kalian membunuh kami di tanah ini dan kami akan memerangi kalian di tanah ini.

Sekarang, kalian telah menginjak-injak batas. Saya katakan satu hal tentang perang musim panas lalu, jika waktu itu untuk pertama kalinya saya jadikan kalian sebagai lawan bicara. Saat itu saya berkata: wahai Zionis, jika kalian menginginkan perang ini menjadi perang terbuka dan luas, kami siap. Saat itu saya memberikan janji kemenangan pada kaum mukmin karena saya mempercayai mereka, perjuangan mereka dan rakyat Libanon.

Hari ini, saya hanya akan menyebutkan sebuah kalimat, berkaitan dengan teror ini, dengan memperhatikan waktu, tempat dan metodenya, jika kalian wahai Zionis menginginkan perang terbuka, maka seluruh dunia harus tahu bahwa kami siap untuk perang ini.

Kami memiliki hak mulia membela diri sebagaimana semua manusia lainnya, dan kami akan menggunakan segala sesuatu yang akan berakhir pada hak ini dalam membela diri, rakyat dan para pemimpin kami.

Keempat: 14 Februari (hari ini) adalah peringatan teror Syahid Rafiq Hariri. Kami ingin darah syuhada bersatu dalam kedua pertemuan, tetapi sebagian berusaha mengubah acara menjadi arena caci maki.

Bukan rahasia lagi bahwa sebagian pemimpin ini telah mencaci dan kemudian mengarahkan telunjuknya pada kami, tetapi sehubungan dengan teror Rafiq Hariri dan pemakaman jenazah mulia Imad Mugniyah saya akan menjawab ‘perayaan caci maki’ dengan sebuah ucapan: "Libanon yang telah mempersembahkan ulama paling berharga, para pemimpin, saudara-saudara dan anak-anaknya; Libanon ini tidak akan berubah menjadi Israel. Libanon tidak akan menjadi markas Zionis. Libanon tidak akan menjadi Amerika. Libanon tidak akan terpecah. Siapa yang menginginkan perpisahan dan perpecahan silahkan meninggalkan tanah ini dan berangkat menuju para tuannya di Amerika dan Tel Aviv....

Libanon akan tetap menjadi negara yang bersatu, damai dan hidup dengan tentram. Dan Libanon akan tetap menjadi negara yang kokoh dan mulia, bertolak belakang dengan keinginan orang-orang kerdil yang membanggakan tubuhnya..."

Secara ringkas saya katakan bahwa meski keinginan mereka yang mengundang angkatan-angkatan bersenjata untuk memerangi Libanon dan Syiria (sedang mereka tidak mempu berperang) dan mereka-mereka yang setiap harinya mengingnkan terciptanya fitnah, maka saya katakana bahwa Libanon akan tetap kokoh. Libanon akan tetap menjadi sebuah negara yang bersatu, mulia, berani dan merdeka karena itulah Libanon unggul dengan syuhada seperti Abbas Musawi, Raghib Harb, Imad Mugniyah dan Rafiq Hariri.

Kita tujukan suara kita kepada semua pembunuh bahwa perlawanan akan terus kita lanjutkan sampai akhir kemenangan.[im/nta]

http://islammuhammadi.com/id/content/view/295/1/

Senin, 28 Januari 2008

Seruan PBB ; Teladani IMAM ALI

PBB: Bangsa Arab Harus Meneladani Imam Ali bin Abi Thalib

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyarankan agar negara-negara Muslim menjadikan Imam Ali bin Abi Thalib sebagai teladan dalam menegakkan suatu pemerintahan berbasis keadilan dan demokrasi.
Salah satu lembaga PBB yang mengurusi masalah perkembangan negara-negara di dunia (UNDP) dalam laporannya pada 2002 bertajuk “Arab Human Development Report”—yang dipublikasikan di seluruh dunia—mengutip enam ucapan Imam Ali bin Abi Thalib tentang pemerintahan ideal.
UNDP mengatakan bahwa sebagian besar negara-negara di kawasan (Arab) itu masih jauh di bawah bangsa-bangsa lain dalam bidang demokrasi, perwakilan politik luas, partisipasi perempuan, pembangunan, dan pengetahuan.
Berikut ini ucapan-ucapan Imam Ali bin Abi Thalib yang dikutip UNDP tersebut:
  1. Barangsiapa mengangkat dirinya sebagai pemimpin, hendaknya ia mulai mengajari dirinya sendiri sebelum mengajari orang lain. Dan hendaknya ia mendidik dirinya sendiri dengan cara memperbaiki tingkah lakunya sebelum mendidik orang lain dengan ucapan lisannya. Orang yang menjadi pendidik bagi dirinya sendiri lebih patut dihormati ketimbang yang (doyan) mengajari orang lain.
  2. Perhatianmu terhadap pengembangan negeri semestinya lebih besar ketimbang perhatianmu terhadap pengumpulan pajak, karena yang kedua ini hanya bisa diperoleh dengan pengembangan. Karena mencari pendapatan tanpa pengembangan berarti menghancurkan negeri dan bangsa.
  3. Carilah pertemanan dengan orang-orang yang berilmu dan arif serta orang-orang takwa di antara rakyatmu, dalam mencari solusi atas masalah negerimu.
  4. Tidak ada kebaikan apapun dengan berdiam diri dalam masalah pemerintahan atau dalam membicarakan kebodohan.
  5. Orang yang takwa adalah yang melakukan kebajikan, yang logikanya lurus, yang busananya bersahaja, yang jalannya sederhana, yang banyak amalnya, dan tidak terguncang karena kesulitan..
  6. Pilihlah yang terbaik di antara orang-orangmu untuk menegakkan keadilan. Pilihlah orang yang tidak mudah menyerah, yang tenang meski menghadapi kesulitan, orang yang tidak akan terus menerus melakukan perbuatan salah, yang tidak akan berhenti mengejar hak ketika ia mengetahuinya, orang yang hatinya tidak mengenal kerakusan, yang tidak akan terpuaskan dengan sedikitnya penjelasan tanpa mencari pengetahuan yang maksimal, yang paling tabah ketika keraguan datang mencecar, yang kejemuannya sedikit dalam mengoreksi para penentang, yang paling tabah dalam menuntut kebenaran, yang paling ketat dalam memenuhi keputusan, orang yang tidak terbuai oleh bujuk rayu dan tidak terjerat oleh godaan. Sesungguhnya orang-orang seperti ini amatlah sedikit.

Minggu, 27 Januari 2008

Ali bin Abi Tholib




ALI BIN ABI THALIB PENDIRI MAZHAB CINTA

Satu-satunya manusia yang dilahirkan di bawah naungan Ka’bah adalah Ali bin Abi Thalib. Ketika ibunya, Fathimah binti Asad, dalam keadaan hamil tua, ia thawaf mengelilingi Ka’bah. Pada saat itulah, datang tanda-tanda bahwa ia akan segera melahirkan. Abu Thalib lalu membawanya masuk ke dalam Ka’bah dan di tempat itulah Ali bin Abi Thalib lahir.

Menurut satu riwayat, ibunya meminta agar anak yang baru lahir itu diberi nama Haidar, yang berarti singa. Kakek dari arah ibunya bernama Asad, yang juga berarti singa. Tetapi Abu Thalib berkata, “Kita tunggu saja sampai Rasulullah saw datang.”....
Masih menurut riwayat ini, Ali kecil tidak mau menyusu kepada ibunya sebelum Rasulullah saw datang. Ketika Rasulullah saw tiba, ia mengecup Ali dan Ali pun mengecup Nabi. Rasulullah saw menamainya ‘Ali yang berarti orang yang memiliki ketinggian. ‘Ali adalah salah satu nama Tuhan. Misalnya dalam ayat, “Wa lâ ya’udduhû hifzhuhumâ wa huwal ‘aliyul ‘azhîm.” (QS. Al-Baqarah 255). Sama halnya dengan nama Muhammad, yang juga merupakan nama Tuhan, seperti dalam hadits Qudsi, “Ana Mahmud, wa anta Muhammad. Aku Tuhan adalah Yang Terpuji dan engkau juga adalah yang terpuji,”

Ali tumbuh besar bersama Rasulullah saw. Ketika Abu Thalib mengalami kebangkrutan dalam usahanya, ia mengirim putra-putranya ke tempat para saudaranya. Ali bin Abi Thalib diambil oleh Rasulullah saw. Ia dipelihara di dalam keluarga Nabi bersama Sayyidah Khadijah Al-Kubra. Karena Rasulullah saw tidak mempunyai anak laki-laki, Nabi sering memperlakukan Ali bin Abi Thalib sebagai anak laki-lakinya.
Setelah Rasul meninggal dunia, ia sering bercerita bagaimana beliau suka merapatkan tubuhnya kepada tubuh Rasulullah saw. Imam Ali kw berkata bahwa ia masih dapat mengenang harumnya tubuh Rasul yang mulia. Rasul sangat mencintai Ali dan Ali pun sangat mencintainya.

Kelak pada zaman pemerintahan Muawiyah, Muawiyah menerapkan peraturan yang mengharuskan khatib di setiap akhir khutbahnya untuk melaknat Imam Ali kw. Orang dipaksa untuk menghujat Imam Ali kw. Ada seorang sahabat Nabi yang pergi ke mimbar untuk melaknat Imam Ali kw tetapi ia hanya berkata, “Demi Allah, ada tiga hal yang menyebabkan aku tidak mungkin mengutuk Ali bin Abi Thalib. Jika salah satu dari tiga hal itu saja ada pada diriku, itu lebih baik dari dunia dan segala isinya.” Hal pertama ialah bahwa Rasulullah saw pernah berkata sebelum Perang Khaibar, “Akan kuserahkan bendera kepada seseorang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya dan dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya.” Kemudian setelah itu, bendera diserahkan kepada Imam Ali kw. Lalu sahabat Nabi itu menyebut dua lagi peristiwa penting. Saya kutip hadits itu untuk menyatakan bahwa kecintaan Rasulullah saw kepada Ali bin Abi Thalib dinyatakan secara terbuka.

Ada sebuah hadits yang diterima keshahihannya oleh seluruh madzhab tetapi ditafsirkan berlainan. Hadits itu bercerita tentang peristiwa pada Haji Wada’, tanggal 18 Dzulhijjah. Ketika Rasulullah saw pulang bersama rombongan hajinya dari Mekkah menuju Madinah, di suatu mata air bernama Khum, Rasulullah saw berhenti. Ia melingkarkan serbannya kepada Imam Ali kw. Nabi mengangkat tangan Ali dan bersabda, “Man kuntu maulâh, fa hâdza ‘Aliyyun maulâh. Siapa yang menjadikan aku sebagai maulanya, hendaknya menjadikan Ali sebagai maulanya.”

Menurut penafsiran Ahlu Sunnah, yang dimaksud dengan maulâ di situ artinya adalah kekasih. Barang siapa yang menjadikan Nabi sebagai kekasihnya, hendaknya ia juga menjadikan Ali bin Abi Thalib sebagai kekasihnya. Penafsiran itu tidak salah. Ali adalah seseorang yang sangat dicintai dan dikasihi Rasulullah saw.

Ketika terjadi Perang Khandak, seorang kafir bernama ‘Amr ibn Wud ingin memulai pertempuran dengan mengajak duel. Rasulullah saw bertanya kepada para sahabat-sahabatnya, “Siapa yang mau melawan ‘Amr ibn Wud?” Semuanya diam, kecuali Ali yang masih sangat muda. Ia berdiri dan berkata, “Saya, Ya Rasul Allah.” “Tidak,” jawab Rasul, “aku cari orang yang lebih tua.” Lalu Rasulullah saw menawarkan lagi kepada para sahabat tetapi tetap tidak ada yang menjawab. Semua orang tahu siapa ‘Amr ibn Wud. Ia adalah jago pedang yang tak terkalahkan.

‘Amr mengancam dari kejauhan, “Katanya kalau kalian mati dalam peperangan, kalian akan masuk surga. Siapa yang bersedia aku antarkan dengan cepat masuk ke surga?” Ancaman itu tidak ada yang menjawab kecuali Ali yang untuk kedua kalinya berdiri. Rasul kembali berkata, “Duduklah kamu sampai aku cari yang lebih tua lagi.” Ketika untuk ketiga kalinya, masih tidak ada yang menjawab seruan itu, Rasulullah saw mengirim Ali bin Abi Thalib. Kepadanya diberikan Pedang Dzulfiqar.

Saat Ali bin Abi Thalib berangkat, Rasulullah saw menangis dan bersujud di medan peperangan. Rasul berdoa, “Ya Allah, Engkau telah mengambil Abu Ubaidah, Engkau telah mengambil Hamzah dari diriku. Janganlah Kauambil Ali.”

Terjadilah duel itu. Suatu pertempuran yang amat dahsyat. Rasulullah saw menggambarkannya sebagai perang antara seluruh keislaman dan seluruh kekafiran. Mungkin yang dimaksud Rasul ialah, sekiranya Imam Ali kw kalah, maka kalahlah Islam secara keseluruhan dan jika Imam Ali kw menang, maka menanglah Islam secara keseluruhan. Atau barangkali yang beliau maksudkan ialah bahwa kepribadian Ali bin Abi Thalib itu mencerminkan seluruh keislaman dan kepribadian ‘Amr ibn Wud itu mencerminkan seluruh kekafiran. Singkat cerita, kita tahu akhirnya Sayidina Ali yang memenangkan pertempuran. Ketika ia kembali, Rasulullah saw menciuminya dengan berurai air mata.

Pernah satu saat Imam Ali kw dikirim untuk menaklukan pemberontakan yang tidak bisa ditaklukan oleh para sahabat Nabi yang lain. Ketika Ali pulang dari tugas itu, sambil memeluk Ali, Nabi bersabda, “Kalau aku tidak takut umatku akan memperlakukan kamu seperti orang-orang Kristen memperlakukan Nabi Isa as, akan aku ceritakan kepada mereka sesuatu yang sekiranya jika engkau lewat, orang akan memperebutkan bekas injakan kakimu.” Kemudian Rasulullah saw mengatakan sesuatu kepada Imam Ali kw dalam waktu yang lama. Karena lamanya hal itu, para sahabat bertanya-tanya ihwal apa perbincangan itu. Setelah Imam Ali kw keluar, ia berkata, “Baru saja Rasulullah saw membukakan kepadaku satu bab ilmu pengetahuan. Dan dari satu bab itu dibuka lagi seribu bab ilmu pengetahuan yang lain.”

Rasulullah saw mendidik Imam Ali kw sejak kecil. Jika kita ingin tahu siapa kader Rasulullah saw yang dikaderkan sejak awal, maka itulah Imam Ali kw. Saya sebut sebagai ‘kader’, karena Rasulullah saw benar-benar mempersiapkan Imam Ali kw sejak awal. Rasulullah saw mengajarkan kepadanya satu pelajaran khusus yang tidak diberikan kepada sahabat-sahabatnya yang lain. Sebagian di antara kita merasa berkeberatan akan hal ini, “Masa Rasulullah saw mengajar dengan pilih kasih. Bukankah salah satu sifat Nabi adalah Al-Tabligh? Jadi, Nabi harus menyampaikan seluruhnya. Masa Nabi menyembunyikan kepada sebagian sahabat dan hanya menyampaikan kepada Ali bin Abi Thalib?”

Rasulullah saw adalah guru yang baik. Seorang guru yang baik tidak akan mengajarkan seluruh ilmu kepada semua orang. Ilmu itu hanya diajarkan sesuai dengan tingkat pengetahuan orang yang diajar itu. Imam Ali kw sebagaimana diakui oleh para sahabat yang lain adalah orang yang paling tinggi derajat keilmuannya. Karena itulah, tentu saja ada ilmu yang diajarkan kepada Imam Ali kw, yang belum bisa disampaikan kepada sahabat Nabi yang lain yang kualifikasi keilmuannya belum sampai ke situ.

Tentang ilmu Imam Ali kw ini, Rasulullah saw bersabda, “Ana madînatul ‘ilmi, wa ‘Aliyyun bâbuhâ. Fa man arâdal madînah, fal ya’tihâ min bâbihâ. Akulah kota ilmu dan Alilah pintunya. Barang siapa yang mau memasuki kota, hendaklah ia datang melalui pintunya.” Hadits ini sanadnya bersambung sampai kepada Rasulullah saw. Nabi mengkaderkan Ali sejak awal dengan maksud untuk mempersiapkannya sebagai pelanjut yang akan meneruskan ajaran Islam sepeninggal Rasulullah saw.

Ketika Rasulullah saw meninggal dunia, umur Imam Ali kw masih muda. Sekitar tigapuluh tahunan. Seperti kita ketahui, Ali masuk Islam pada usia yang amat belia, sepuluh tahunan. Imam Ali kw dikenal sebagai orang yang pertama kali masuk Islam. Sebagian orang memperkecil hal ini dengan mengatakan bahwa Ali itu lelaki pertama yang masuk Islam, karena yang pertama kali masuk Islam adalah Sayyidah Khadijah. Belakangan, kenyataan ini diturunkan lagi dengan menyatakan bahwa Ali adalah anak-anak yang pertama masuk Islam, karena laki-laki yang pertama masuk Islam itu adalah Abu Bakar. Malahan ada juga yang masih menurunkan hal ini dengan mengatakan bahwa keislaman Sayidina Ali adalah tidak sah, karena beliau masuk Islam ketika masih kecil.

Ciri-Ciri Mazhab Alawi

Imam Ali kw adalah pemberi ruh suatu mazhab di dalam Islam. Yang saya maksud dengan mazhab adalah cara memahami Islam. Islam itu satu, tetapi bagaimana orang memahami dan mengamalkan ajaran Islam, itu berbeda-beda. Dan itu sudah terjadi sejak zaman Rasulullah saw. Hampir setiap sahabat mendirikan mazhab. Ada Mazhab Umari dari Umar ibn Khattab, Mazhab Abdullah ibn Umar, Mazhab Abdullah ibn Mas’ud, dan Mazhab Abu Hurairah. Setiap sahabat memiliki mazhab sendiri-sendiri disebabkan dalam memahami agama Islam, pendapat mereka berlainan. Karena itulah, amalan yang dikerjakannya pun berlainan. Dalam Ilmu Komunikasi ada yang disebut dengan Teori KAP atau Knowledge, Attitude, dan Performance. Setiap orang mempunyai knowledge atau pengetahuan yang berbeda, yang tidak mungkin sama dengan orang lain. Jika pengetahuan berbeda, maka attitude atau sikap kita pun berbeda. Dan jika sikap berbeda, maka performance atau perilaku pun akan berbeda. Suatu mazhab adalah rangkaian Knowledge, Attitude, dan Performance dari sebuah agama.

Di Indonesia saja, terdapat banyak mazhab. Misalnya saja suatu mazhab melarang orang untuk menangis bila ditinggal mati oleh anggota keluarga atau orang yang dicintainya. Menurut pengetahuan (knowledge) mereka, ada sebuah hadits Nabi yang mengatakan bahwa mayit akan disiksa oleh tangisan keluarganya. Dari situ tumbuhlah sikap (attitude) tidak senang kepada orang-orang yang menangis kalau ditinggal mati dan sikap senang kepada orang-orang yang tidak menangis bila ditinggal mati. Jika seorang isteri tidak meneteskan air mata setitik pun ketika suaminya meninggal dunia, orang akan memujinya, “Hebat, itulah isteri yang sabar dan tabah.” Dari sikap itu timbul perilaku (performance) kita untuk tidak menangis bila kita ditinggal mati. Jadi, kita bisa melihat hubungan antara Knowledge-Attitude- Performance.

Sebagian mazhab lain berpendapat, mereka memiliki pengetahuan bahwa Rasulullah saw pernah menangis ketika ditinggal mati oleh putranya, Ibrahim. Ibrahim ialah putra Rasul dari Maria Al-Qibthiya yang lahir di Madinah. Rasulullah saw sangat menyayanginya karena Rasul belum pernah mempunyai anak laki-laki. Setiap selesai Shalat Ashar, Rasul selalu menggendong Ibrahim mengelilingi Kota Madinah. Ketika dalam usia yang masih sangat kecil, Ibrahim meninggal dunia. Rasulullah saw menangis.. Beliau ditegur sahabatnya, “Ya Rasul Allah, kenapa kau menangis?” Rasulullah saw menjawab, “Inilah tangisan kasih sayang.” Mazhab ini berpengetahuan bahwa menangis ketika ditinggal mati itu dicontohkan Nabi untuk mengungkapkan kasih sayang. Dari hal itu, tumbuh sikap senang jika melihat orang yang menangis ketika ada yang meninggal dunia. Orang itu dilihat sebagai orang yang penuh kasih sayang. Mazhab ini pun menilai bila ada orang yang tidak menangis ketika ditinggal mati, maka orang itu bukanlah orang yang tabah, melainkan orang yang tidak punya kasih sayang. Perilaku yang muncul dari hal ini ialah jika ia ditinggal mati, ia akan menangis.

Kedua mazhab di atas sama-sama memahami ajaran Islam. Tetapi pengetahuan- nya berbeda, sikapnya berlainan, sehingga kemudian akhirnya perilakunya pun tidak sama.

Di zaman Nabi, setiap sahabat memiliki mazhabnya masing-masing. Secara garis besar, kita bisa membaginya ke dalam dua kelompok; kita sebut saja Mazhab Ali bin Abi Thalib (Mazhab Alawi) dan Mazhab Umar bin Khattab (Mazhab Umari). Apa perbedaan kedua mazhab ini? Mazhab Ali ditandai dengan keyakinan bahwa seluruh sunnah Rasulullah saw, baik dalam bidang akidah, ibadah, maupun mualamalah, harus diikuti tanpa kecuali. Menurut Mazhab Ali, Rasulullah saw tidak pernah berijtihad, karena ketentuan Nabi adalah nash. Rasulullah saw tidak pernah berbicara atas hawa nafsunya, melainkan atas wahyu yang diterimanya. Wa mâ yanthiqu ‘anil hawâ in huwa illâ wahyu yûhâ. (QS. Al-Najm 3) Rasulullah saw tidak pernah salah. Oleh karena itu, kita harus mengikuti semua yang diajarkan Rasulullah saw.

Adapun Mazhab Umari berpendapat bahwa kita harus mengikuti Rasulullah saw di dalam dua hal saja; urusan akidah dan ibadah. Dalam bidang muamalah atau keduniaan, Rasulullah saw tdiak wajib dipatuhi. Menurut mazhab ini, Rasulullah saw juga suka berijtihad dan kadang-kadang ijtihadnya salah. Oleh sebab itu, tidak perlu kita ikuti ijtihad yang salah. Rasulullah saw sering alpa dan salah. Bahkan Rasulullah saw pernah ditegur Allah swt dan kemudian dibetulkan oleh sahabatnya, seperti dalam peristiwa Perang Badar. Menurut hadits yang diriwayatkan oleh mazhab ini, ketika perang berkecamuk, terdapat banyak tawanan. Rasulullah saw menginginkan agar tawanan itu dibebaskan dengan sejumlah uang tebusan. Sedangkan Umar bin Khattab menghendaki agar tawanan itu dibunuh saja semua. Akhirnya turun satu wahyu yang membenarkan Umar dan menyalahkan Rasulullah saw. Malahan Rasulullah saw ditegur Allah swt, “Kamu mencintai dunia, sementara Umar mencintai akhirat.”

Saya tidak akan lebih lanjut membandingkan kedua mazhab ini secara keseluruhan. Saya hanya akan memberikan ciri-ciri khas dari Mazhab Alawi. Ciri yang pertama, Mazhab Alawi menerima seluruh sunah Nabi. Baik dalam hal akidah, ibadah, ataupun muamalah. Tidak ada pemisahan antara urusan dunia dan urusan agama.. Tidak ada dalam mazhab ini hadits yang berbunyi, “Antum a’lamu fî umûrî dunyakum. Kamu lebih mengetahui urusan duniamu.” Ciri yang kedua, Mazhab Alawi ialah mazhab yang sangat mencintai persatuan di antara kaum Muslimin. Imam Ali kw sangat mencintai persatuan sehingga ketika ada orang yang berontak kepadanya, ia malah mengirim surat yang isinya mengajak mereka untuk berdamai. Bahkan ketika Imam Ali kw pernah hampir memenangkan suatu pertempuran, lawannya mengajak berdamai sehingga Imam Ali kw menghentikan peperangan. Tentu saja, hal ini menimbulkan reaksi dari para pengikutnya sendiri yang hampir memperoleh kemenangan.

Kecintaan Imam Ali kw terhadap persatuan kaum Muslimin dapat kita lihat dari suatu peristiwa peperangan antara Imam Ali kw dengan sesama umat Islam lagi. Saat itu, ada seseorang yang bingung harus bergabung ke kelompok mana. Karena kedua-duanya adalah kaum Muslimin. Ia bertanya kepada Amar bin Yasir -yang sudah berusia amat tua. Amar berkata, “Kau lihat bendera di sebelah sana? Dahulu di bawah bendera itu, kami berjuang bersama Rasulullah saw untuk membela turunnya Al-Qur’an. Sekarang di bawah bendera itu, kami berjuang untuk membela penafsiran Al-Qur’an.. Dahulu kami berperang ‘ala tanzîlil Qur’ân, sekarang kami berperang ‘ala ta’wîlil Qur’ân”

Orang-orang bertanya kepada Imam Ali kw, “Mau Anda sebut apa orang yang memerangi Anda itu?” Seseorang meng-usulkan, “Itulah orang-orang kafir.” Tapi Imam Ali kw menolak, “Tidak, mereka bukan orang kafir. Mereka mengucapkan syahadat dan melakukan shalat.” “Kalau begitu, merekalah orang-orang munafik,” berkata para pengikutnya. “Tidak,” ucap Imam Ali kw, “orang-orang munafik itu sedikit dzikirnya sedangkan mereka banyak dzikirnya.” Orang-orang bingung, “Kalau begitu, bagaimana kami harus memanggil mereka, Ya Amiral Mukminin.” Imam Ali kw menjawab, “Itulah saudara-saudara kita yang berbeda faham dengan kita.”

Ciri yang ketiga, Mazhab Alawi adalah mazhab cinta. Inilah sejenis keberagamaan yang didasarkan kepada cinta. Kita lihat doa-doa Imam Ali kw, doa-doa itu menggambarkan kecintaannya kepada Allah swt. Jika kita belajar Tasawuf, yang keberagamaannya didasarkan pada cinta atau mahabbah, seluruh aliran tarekat dalam Tasawuf itu bermuara pada Imam Ali kw dan keturunannya. Misalnya Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah.

Doa di dalam Mazhab Alawi dipenuhi dengan kecintaan kepada Allah swt. Hanya dalam Mazhab Alawi, kecintaan kepada Allah swt mencapai puncaknya. Seperti dalam doa Imam Ali kw yang diajarkan secara khusus kepada muridnya, Kumayl bin Ziyad. Kumayl adalah murid Imam Ali kw yang paling setia. Karena kesetiaannyalah maka doa ini hanya diajarkan kepadanya. Saya akan tutup tulisan ini dengan menampilkan beberapa bait dari Doa
Kumayl tersebut yang menunjukkan begitu dalamnya kecintaan mazhab ini kepada Allah swt;
Tuhanku, junjunganku, pelindungku, pemeliharaku Sekiranya aku mampu bersabar menanggung azab-Mu
Bagaimana mungkin aku mampu bersabar berpisah dari-Mu
Sekiranya aku mampu bersabar menahan api neraka-Mu
Bagaimana mungkin aku mampu bersabar tidak memandang wajah-Mu
Bagaimana mungkin aku tinggal di neraka
Padahal harapanku adalah ampunan-Mu

Tuhanku, limpahkanlah kepadaku anugerah-Mu.
Sayangi aku dengan karunia-Mu
Jagalah aku dengan seluruh kasih sayang-Mu
Jadikan lidahku selalu bergetar menyebut asma-Mu
Dan hatiku dipenuhi dengan kecintaan kepada-Mu